Skip to content
Zero Waste Indonesia
  • Tentang Zero Waste
    • Tentang Zero Waste Indonesia
    • Team Kami
  • Zero Waste Articles
  • Contact
Masuk
Daftar Sekarang
Masuk
Daftar Sekarang
Zero Waste Indonesia/Knowledge/Aksi Menangani Perubahan Iklim yang Bisa Dilakukan Dengan Keluarga

Aksi Menangani Perubahan Iklim yang Bisa Dilakukan Dengan Keluarga

5 min read

Bagikan artikel ini

  • Icon Whatsapp

Permasalahan perubahan iklim bukan lagi suatu permasalah yang sepele, karena sebagian besar kerusakan lingkungan seperti hutan gundul, kekeringan, atau gunung es yang mulai mencair disebabkan oleh perubahan iklim secara drastis.

Perubahan iklim tidak hanya berpengaruh terhadap lingkungan, namun juga berpengaruh terhadap kelangsungan hidup manusia. Misalnya jika kekeringan terus terjadi, bagaimana bisa kita untuk bercocok tanam? Atau disaat musim hujan dan kebanyakan hutan mulai gundul, maka bencana alam seperti longsor akan sering terjadi kan?

Maka dari itu, untuk menangani terjadinya perubahan iklim, siapa lagi yang harus bergerak kalau bukan kita sendiri? Salah satu cara yang bisa kalian lakukan yaitu mengajak orang terdekat seperti keluarga untuk melakukan hal-hal sebagai upaya menangani perubahan iklim.

Apa saja yang bisa dilakukan?

1. Cek Sampah

Sampah menjadi salah satu penyebab terbesar terjadinya perubahan iklim, sampah menghasilkan berbagai gas emisi yang dapat meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Misalnya makanan yang dibuang dan membusuk akan menghasilkan Metana (CH4) dan Karbon Dioksida (CO2) yang dapat menyebabkan perubahan iklim.

Kalian bisa bayangkan, berapa banyak jumlah sampah yang ada di rumah kalian? Tentunya banyak sekali kan? Sehingga untuk mengurangi sampah, mengecek sampah menjadi langkah awal yang bisa kalian lakukan dengan keluarga.

Dengan mengecek sampah, kita bisa tahu sampah apa yang anggota keluarga kita hasilkan. Misalnya kalian menghasilkan banyak sampah makanan, sedangkan kakakmu menghasilkan sampah kertas. Dengan mengetahui hal-hal ini, kita menjadi tahu hal-hal apa yang benar-benar harus kita konsumsi dan mencari alternatif untuk tidak menghasilkan sampah-sampah tersebut.

2. Pilah Sampah

Setelah mengetahui sampah masing-masing, aksi selanjutnya yang bisa kalian lakukan dengan keluarga yaitu mengajak mereka memilah sampah yang ada di rumah untuk disalurkan ke tempat yang tepat.

Pertama, pilah sampah organik seperti sisa sayur, buah, dedaunan atau jenis sampah lainnya yang bisa didaur ulang. Sampah organik ini dapat jadikan pupuk kompos atau pakan ternak. Kompos adalah salah satu cara untuk menurunkan kadar emisi CO2 dan kadar emisi CH4 yang berpengaruh terhadap perubahan iklim.

Baca Juga: Cara Mudah Mengompos

Kedua, pilah sampah anorganik seperti kertas, plastik, kaleng, kaca, dan lain-lain untuk distribusikan ke pemulung, pelapak, petugas kebersihan, atau bank sampah agar bisa diolah menjadi bahan yang lebih berguna (memiliki nilai ekonomis).

3. Gunakan Sepeda Ketika Bepergian

Do you know? Bahan bakar (bensin) yang kamu gunakan untuk kendaraan bermotor mengandung banyak polusi kimia termasuk gas emisi CO2 yang merupakan salah satu penyebab perubahan iklim. Semakin sering menggunakan kendaraan bermotor, maka semakin banyak pula gas emisi CO2 yang dihasilkan.

Oleh karena itu, ajak keluarga kalian untuk menggunakan sepeda ketika bepergian (jika memungkinkan). Atau sebagai alternatif lain, bisa juga memanfaatkan kendaraan umum. Tetapi, jika mengendarai kendaraan bermotor menjadi suatu keharusan, usahakan untuk menggunakan kendaraan yang hemat bahan bakar.

4. Rencanakan Masakan Sendiri dan Meal Preap

Membuat rencana makanan sendiri menjadi salah satu cara untuk mengurangi food waste yang dapat menghasilkan gas-gas emisi berbahaya. Membuat rencana masakan juga membuat kita lebih mengontrol porsi makanan yang masuk ke tubuh, serta lebih hemat karena kamu tidak perlu membeli makanan setiap saat.

Dan meal prep menjadi salah satu cara yang bisa kalian dan keluarga kalian lakukan untuk membuat rencana makanan sendiri. Dengan meal prep kita bisa dengan mudah memasak karena sebelumnya sudah disiapkan. Dan saat seluruh anggota keluarga kita pulang kantor, bukan menjadi alasan untuk beli makan diluar, karena waktu memasak akan jauh berkurang dengan adanya meal prep.

5. Konsumsi Makanan Vegetarian

Mengkonsumsi makanan vegetarian akan lebih baik dibanding mengkonsumsi daging . Karena daging (seperti daging sapi) dapat menghasilkan gas Metana (CH4). Dengan membiasakan anggota keluarga untuk mengkonsumsi makanan vegetarian artinya kalian dan keluarga sudah mengurangi jumlah gas-gas emisi yang yang dapat menyebabkan perubahan iklim.

Selain mengurangi gas emisi, mengkonsumsi makanan vegan juga akan membuat tubuh kamu menjadi lebih sehat kan? Apa saja yang bisa dikonsumsi? Misalnya sayuran, buah, atau tumbuh-tumbuhan.

6. DIY (Do It Yourself)

Aksi selanjutnya yang bisa kalian lakukan dengan keluarga yaitu membuat DIY. DIY merupakan salah satu alternatif yang dapat kita lakukan untuk mengurangi perubahan iklim. Dengan DIY kamu akan menggunakan bahan pengawet atau kimia berbahaya. DIY juga menggunakan bahan alami yang mudah dikembalikan ke bumi dan mudah terurai, serta mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

Banyak DIY yang kalian hasilkan dengan keluarga, misalnya DIY natural shampoo, DIY Deterjen alami, atau DIY masker alami.

[products columns=”4″ orderby=”rand” order=”ASC” ids=”10417, 7551, 3923, 9352″]

7. Bercocok Tanam

Salah satu penyebab perubahan iklim yaitu penebangan dan pembakaran pohon (hutan) yang dapat meningkatkan konsentrasi gas emisi di atmosfer. Sedangkan pohon sangat berguna untuk mengubah gas karbon dioksida (CO2) menjadi oksigen (O2).

Maka dari itu, mengajak keluarga untuk menanam berbagai tanaman (pohon) menjadi salah satu cara untuk menangani perubahan iklim. Mungkin bisa dimulai dari hal-hal kecil, seperti menanam tanaman hijau di halaman rumah.

8. Memakai Baju yang Sudah Ada

Limbah fashion juga menjadi salah satu penyebab terjadinya perubahan iklim, banyak baju yang dibuang begitu saja setelah dipakai hanya untuk beberapa kali. Semakin banyak limbah fashion yang kalian hasilkan, maka konsentrasi gas emisi di bumi juga akan semakin meningkat.

Untuk menguranginya, ciptakan budaya membeli beli baju baru di keluarga. Kalian bisa memakai kembali baju yang sudah ada. Atau mix and match baju yang kalian punya dengan baju sauramu untuk tetap tampil stand out.

9. Jahit Baju Sendiri

Di moment tertentu seperti hari lebaran, pesta pernikahan, atau momen penting lainnya, salah satu kebiasaan di keluarga yaitu memakai “baju seragaman”. Agar lebih praktis, biasanya kita lebih memilih membeli yang baru dan dipakai hanya untuk sekali pakai saja.

Dan akhirnya apa? Baju-baju tersebut menjadi limbah fashion seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya (poin no 8). Menjahit baju sendiri untuk keluarga juga menjadi cara menangani perubahan iklim. Ajak mama, papa, kakak, abang, atau adik kalian untuk tidak selalu membeli baju baru.

Baca juga: Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Beli Baju Baru – Buyerarchy of Needs

10. Ajak Orang Lain

Aksi terakhir yang perlu lakukan dengan keluarga yaitu mengajak orang lain untuk lebih peduli dengan perubahan iklim. Semakin banyak yang mengetahui perubahan iklim, maka semakin gampang untuk kita menanganinya.

Bagaimana cara melakukannya?

  • Temukan satu alasan yang kuat kenapa kita perlu mengajak orang lain peduli dengan hal ini, misalnya sebagai ibu saya ingin mengajak ibu-ibu lainnya untuk menjaga masa depan bumi untuk anak saya, tidak adil jika anak saya harus tumbuh dengan kondisi bumi yang rusak.
  • Share berbagai hal mengenai perubahan iklim, seperti apa itu perubahan iklim, penyebab, akibat, dan cara penanganannya.
  • Mulailah dari diri sendiri (kalian bisa mulai untuk melakukan poin 1 hingga poin 9 seperti yang sudah dijelaskan diatas).
  • Kenali lawan bicara dan cari cara berbagi yang tepat, misalnya berbicara dengan teman kita bisa dimulai dengan menonton film pendek di youtube agar lebih santai.
  • Tetap fokus menjelaskan manfaat bukan ancaman.
  • Sedikit demi sedikit mulailah untuk mengajak mereka untuk melakukan apa yang telah kamu lakukan.
  • Terus coba walaupun belum berhasil.

Nah itulah yang bisa kelain dan keluarga kalian lakukan untuk menangani perubahan iklim. Sayangi bumi dan diri kamu sendiri, serta lakukan 10 hal diatas.

Zero Waste Lainnya

Kolaborasi Zero Waste
Peta Minim Sampah
Campaign dan Program

Dapatkan juga produk dari Zero Waste

Jangan sampai kehabisan produk – produk dari kami.

Lihat Produk Kami

Artikel
Zero Waste Lainnya

Artikel lainnya yang kalian bisa baca untuk lebih menambah informasi
dan pengetahuan anda mengenai Zero Waste

July 30, 2023

Tips Memilih Skincare Ramah Lingkungan Ala Maurilla Imron

Source image: wellmagazineasia.com          Banyak yang belum tahu kalau gaya hidup minimalis sebenarnya bisa diterapkan di skincare. Zaman sekarang, banyak yang menganggap untuk menjaga kulit wajib memakai

Baca Selengkapnya
Paket Meeting Berkelanjutan oleh Conrad Hilton Bali dan Zero Waste Indonesia
April 30, 2023

Paket Meeting Berkelanjutan oleh Conrad Hilton Bali dan Zero Waste Indonesia

Dapatkan paket meeting berkelanjutan dengan harga terjangkau dan fasilitas lengkap. Jadikan pertemuanmu bermakna. Cek lebih lanjut disini!

Baca Selengkapnya
Manfaat Kompos Untuk Tanaman
April 29, 2023

Manfaat Kompos Untuk Tanaman

Pelajari manfaat kompos yang luar biasa untuk lingkungan dan pertanian. Buat tanah subur dan jaga bumi kita tetap sehat. Temukan tips disini!

Baca Selengkapnya

Ayo bergabung bersama kami

Jadilah yang pertama mengetahui update komunitas kami termasuk penawaran khusus dari shop kami!

Bergabung Sekarang

Zero Waste Indonesia adalah ONE-STOP-SOLUTION platform untuk gaya hidup zero waste. Saatnya untuk memulai sekarang!

Produk Zero Waste

  • Shop
  • 12 Best seller products
  • Frequently Asked Question (FAQ)
  • Konfirmasi Pembayaran
  • Product wish (Request)
  • Syarat dan Ketentuan

Zero Waste Collab

  • Kontak
  • Collaboration
  • Speaker
  • Be a contributor
  • Recruitment

Global Food Waste Counter

  • Home
  • Tentang Kami
  • Articles
  • Contact

© 2025 Zero Waste Indonesia.

All rights reserved. Jasa Pembuatan Website oleh Agensi Digital Marketing Whello

Zerowaste Indonesia uses functional cookies and cookies for the management of web statistics, advertisements and social media. By using our website you agree to these cookies and similar techniquesOkPrivacy policy