Cara Memilah dan Mengolah Sampah Makeup, Harus Dibuang Kemana?

Makeup (kosmetik) merupakan hal yang wajib dan menyenangkan bagi seorang wanita. Tapi tanpa kita sadari, makeup menjadi salah satu limbah terbanyak pada lingkungan kita. Coba lihat laci atau meja rias kalian, mulai dari bedak, lipstik, eyeshadow, blush, eyeliner, dan lain sebagainya. Semuanya menumpuk dan beberapa akhirnya dibuang begitu saja.

Belum lagi, hampir semuanya memiliki kemasan yang terbuat dari bahan plastik. Hal ini membuat sampah kosmetik tergolong sulit untuk didaur ulang. Industri kosmetik menjadi salah satu industri yang menyumbang limbah terbanyak pada lingkungan.

Maka dari itu, sebagai pengguna makeup kita harus bertanggung jawab atas limbah yang kita hasilkan. Banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya yaitu memilah dan mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat. Bagaimana cara melakukannya?

Cara Memilah Sampah Makeup

Memilah sampah makeup memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan kita. Kita menjadi lebih mengetahui dan menyadari akan kebutuhan makeup yang akan digunakan, memaksimalkan penggunaan makeup, meminimalisir gaya hidup yang lebih konsumtif, serta membuat meja rias menjadi lebih rapi, nyaman, dan mudah dibersihkan.

Untuk memilah sampah sampah makeup sangat mudah:

a. Kumpulkan semua makeup yang kalian punya.

b. Buat kategori makeup seperti:

  • Makeup bibir (lipstik, lip balm, lip gloss, lip liner, dan lain-lain).
  • Makeup mata (eye liner, eye shadow, eye brow, mascara, dan lain-lain).
  • Makeup wajah (bedak, foundation, blush on, lighter, dan lain-lain).

c. Bagi kategori tersebut menjadi 3 kelompok:

  • Makeup yang digunakan untuk sehari-hari.
  • Makeup yang digunakan untuk momen tertentu, misalnya pesta pernikahan.
  • Dan makeup yang sudah tidak terpakai, mungkin sudah kadaluarsa atau tidak cocok dengan muka kulit wajah kalian.

d. Olah sampah makeup yang sudah tidak terpakai menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Setelah memilah sampah makeup, mungkin sekarang timbul pertanyaan, bagaimana cara mengolah sampah? Atau jika tidak memungkinkan untuk diolah sendiri, kemana sampah tersebut harus dibuang?

Cara Mengolah Sampah Makeup

1. Menjual Kembali Produk yang Tidak Cocok Dengan Kulit Wajah (Preloved)

Menjual barang secondhand (preloved) menjadi salah satu cara yang paling banyak diminati oleh banyak orang sebagai sumber penghasilan, tidak terkecuali untuk produk kecantikan (kosmetik).

Terutama bagi kalian yang suka mencoba berbagai produk kosmetik, mungkin ada beberapa produk yang tidak cocok dengan kulit wajah kalian, tetapi masih bisa digunakan. Daripada berakhir di tempat sampah, mending dijadikan uang.

Tinggal taruh di berbagai media sosial yang kalian gunakan, dan share foto beserta caption yang menarik.

2. Jadikan Sebagai Media Lukis

Untuk kosmetik yang sudah kadaluarsa, tentu sudah tidak mungkin lagi dijual kan? Barang-barang tersebut dapat dijadikan sebagai cat lukis bagi kalian yang suka melukis. Atau sebagai bahan mempercantik barang-barang yang sudah lama agar terlihat baru lagi.

Barang kosmetik yang bisa kalian gunakan seperti eyeshadow, lipstik, eyeliner, blush on, atau peralatan makeup lainnya. Tinggal tambahkan sedikit air jika dibutuhkan.

3. Jadikan Vas Bunga atau Pot Tanaman

Cara menarik lain untuk mengolah sampah makeup yaitu menjadikan jar (kemasan) kosmetik sebagai vas bunga atau pot tanaman. Kalian dapat menanam berbagai tanaman atau bunga kesayangan kalian tanpa harus membeli pot atau vas yang baru. Tentu ini kan membuat kalian semakin hemat kan?

Bukan hanya itu, hal ini juga menjadi salah satu cara kita untuk meminimalisir sampah, terutama jar kosmetik yang berasal dari bahan plastik. Dan jangan lupa untuk membersihkannya sebelum digunakan ya.

4. Jadikan Wadah Skin Care DIY

Selain dapat digunakan sebagai vas bunga atau pot tanaman, kalian juga bisa menjadikan jar kosmetik sebagai wadah skin care DIY. Misalnya untuk jar yang berukuran kecil, bisa dijadikan sebagai wadah DIY masker. Sedangkan jar yang berukuran besar dapat digunakan sebagai tempat lulur atau scrub cream.

Dan ingat, kalian juga harus memastikan jika wadah tersebut sudah benar-benar bersih agar tidak tidak mengganggu keamanan skin care DIY yang kalian buat.

Baca juga: DIY Coffee Scrub

5. Kembalikan Ke Brand Tertentu

Saat ini, sudah banyak brand yang memiliki program daur ulang. Kalian bisa mengembalikan kosmetik yang sudah tidak terpakai atau kemasan kosong ke store brand yang bersangkutan untuk ikut berkontribusi dalam menjaga lingkungan dari pencemaran yang bisa diakibatkan oleh sampah kosmetik. Dan menariknya, ada beberapa brand yang juga dilengkapi dengan sistem reward bagi konsumen yang mengikutinya.

Salah satu contoh brand terkenal yang sudah menerapkan program ini seperti BLP (By Lizzie Parra), The Body Shop, Innisfree, dan Sensatia Botanicals. Kalian salah satu pelanggan setia brand tersebut? Dukung yuk usaha mereka untuk menjaga lingkungan.

6. Sumbangkan Ke Tempat Penampungan Sampah yang Tepat

Jika menuyumbangkan atau membuang menjadi cara yang harus dilakukan. Kalian harus sumbangkan ke tempat penampungan sampah sesuai dengan jenis kemasan produk yang kalian miliki. Misalnya jika kemasan kosmetik kalian berbahan plastik, maka kalian bisa serahkan ke tempat penampungan khusus sampah plastik.

Dan jangan lupa tetap membuang dengan cara yang bertanggung jawab, bersihkan bagian dalam botol menggunakan air untuk mempermudah pihak penampungan sampah melakukan proses daur ulang.

Nah itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memilah dan mengolah sampah makeup yang kalian hasilkan? Punya banyak makeup? Sudah pernah pilah atau mengolahnya? Yuk coba sekarang!

Zerowaste Blog
Zerowaste Shop
Zerowaste Event
Zerowaste Collab
Zerowaste Blogger
preloader