Zero Waste Pep Talk with Jeroen Van Overbeek (Social Impakt): Dari leader di perusahaan besar menjadi social enterpreneur untuk sosial dan lingkungan

Zero Waste Pep Talk with Jeroen Van Overbeek (Social Impakt): Dari leader di perusahaan besar menjadi social enterpreneur untuk sosial dan lingkungan

Jeroen adalah seorang mantan Corporate Executive yang mengubah dirinya menjadi sosial enterpreneur, mengabdikan dirinya untuk sosial dan lingkungan. Senang sekali kami berkesempatan untuk berbincang dan juga bekerja sama sebagai partner dengan organisasi yang ia buat, Social Impakt. 

Simak obrolan lengkap founder kami dengan Jeroen.

1. Apa itu Social Impakt dan apa tujuannya?

Social Impakt adalah perusahaan sosial berbasis di Bali yang memiliki misi untuk meningkatkan akses air bersih di pedesaan Indonesia dengan menyediakan teknologi penyaringan air yang sederhana dan terjangkau. Misi saya adalah meningkatkan kesehatan, pendapatan, dan mengurangi penggunaan botol plastik. Inilah yang membuat saya terus maju.

2. Gimana cerita di balik perubahan dari seorang pimpinan di korporasi besar ke wirausahawan sosial?

Setelah menghabiskan 7 tahun di Cina dari tahun 2002 hingga 2009 memimpin usaha Perancis-Taiwan joint venture di industri coating, kemudian saya pindah kembali ke Eropa dan mulai bekerja untuk perusahaan manufaktur ragi di Inggris, berbasis di Dublin, Irlandia. Posisi saya adalah Wakil Presiden Eropa Timur Tengah dan Afrika dan saya bertanggung jawab untuk bisnis senilai US $ 300 Juta, dengan 800 orang di bawah saya. Pekerjaan besar, gaji besar, sering travel tapi saya mulai bertanya pada diri sendiri: apakah saya ingin melakukan ini selama 20 tahun lagi atau mungkin saya lebih suka melakukan sesuatu yang lebih bermakna yang memiliki dampak positif pada orang-orang dan lingkungan ? 

Saya mengambil langkah berani untuk keluar dari perusahaan dan untuk pertama kalinya dalam 20 tahun tidak menerima gaji. Saya membeli tiket one way dari Eropa ke Singapura. Saya mulai melakukan riset tentang masalah-masalah besar di dunia ini. Saya membaca beberapa statistik mengerikan dari UNICEF tentang anak-anak yang sekarat hanya karena mereka minum air yang terkontaminasi. Diare adalah penyebab kedua kematian bayi di dunia setelah pneumonia.

Di Indonesia sendiri, 27.000 anak meninggal setiap tahun karena mereka minum air yang tidak bersih. Masalahnya adalah kurangnya pengetahuan tentang teknologi untuk menghindari hal ini. Ketika saya berada di Singapura, saya melakukan penelitian tentang filter air murah dan efektif yang mampu dibeli oleh orang-orang di desa. Saya bertemu beberapa pemilik bisnis yang membuat filter semacam ini di Kamboja, Vietnam, dan Indonesia. Saya kemudian memutuskan untuk mencari produk buatan Indonesia, filter air Nazava, yang bagi saya merupakan teknologi terbaik. Saya membuat kesepakatan dengan pemiliknya, pindah ke Indonesia akhir tahun 2013 dan mulai mendistribusikan filter air ini. Saya melakukan uji coba / pembuktian konsep selama 18 bulan di Karangasem, wilayah termiskin di Bali. Saya tidak pernah menyesali keputusan saya selama satu detik, saya tidak pernah memiliki dampak lebih dari hari ini pada kehidupan dan kesehatan orang lain dan saya tidak pernah lebih bahagia dari ini.

3. Apa filosofi hidupmu, bagaimana kamu ingin membuat perbedaan?

Filosofi saya adalah: “If you want to lift yourself up, lift up someone else

Untuk melayani, memberi kembali kepada yang kurang beruntung, membawa teknologi yang mengubah hidup dan pengetahuan baru. Juga untuk memberdayakan masyarakat pedesaan di Indonesia untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.

Baru-baru ini Social Impakt telah banyak terlibat dalam bantuan bencana karena filter air kami sangat dibutuhkan dan merupakan alat yang menyelamatkan jiwa ketika bencana seperti gempa bumi atau tsunami melanda. Kami mengalami peningkatan volume 30 kali dalam 2 minggu pada Agustus 2018 tepat setelah gempa bumi terjadi di pulau Lombok.

Hingga hari ini, kami mendistribusikan hampir 6.000 unit filter air di Lombok dan hampir 1000 unit di Palu, Sulawesi. Yang mewakili US $ 150 000 yang saya kumpulkan dari organisasi nirlaba, yayasan dan donor swasta. Ini memberi akses ke air minum bersih untuk 170.000 orang yang menjadi korban bencana ini.

4. Mengapa kamu memilih air sebagai topik utama? Apakah ada alasan lingkungan atau murni untuk sosial?

Saya memilih air hanya karena akses ke air bersih adalah hak asasi manusia dan karena banyak orang di planet ini, tepatnya 1 dari 7, tidak memilikinya. Saya ingin mengurangi angka-angka ini. Jadi ada alasan sosial TAPI juga lingkungan.

Manfaat lingkungan dari filter air kami sangat besar: dengan aksi kami selama 5 tahun terakhir, Social Impakt menghemat 21.000 Ton setara Co2 – orang merebus air di kayu atau gas di desa-desa, mengeluarkan Co2. Dan penggunaan botol plastik berkurang sebanyak 92 juta unit!

5. Apakah kamu juga mencoba menerapkan gaya hidup zero waste untuk kehidupan sehari-hari? Kalau iya, dengan cara apa?

Pasti, saya menerapkan gaya hidup zero waste dalam kehidupan sehari-hari. Saya tidak pernah membeli satu galon air-pun sejak saya pindah ke Indonesia,  karena saya menggunakan filter air Nazava. Saya mengisi ulang botol stainless steel saya dengan air yang disaring setiap hari.
Saya tidak memesan makan take away, saya selalu makan di tempat, saya menolak kantong plastik, sedotan plastik, dan segala jenis plastik sekali pakai ketika saya berbelanja. Saya menggunakan tas yang bisa digunakan kembali untuk berbelanja dan saya menyimpan stoples kaca untuk menyimpan makanan kering di rumah. Bali begitu penuh plastik, jadi adalah kewajiban bagi saya untuk menerapkan gaya hidup tanpa sampah dalam kehidupan sehari-hari saya.

Make the change and Be the change you want to see in the world. Inspire others.  

6. Apa gerakan zero waste pertama dan termudah yang kamu lakukan?

Gunakan filter air Nazava di rumah.

7. Bagaimana kamu mencoba menerapkan zero waste dalam bisnis sosial Anda?

Saya meminta pabrik Nazava untuk mengeluarkan plastik yang tidak perlu yang mereka gunakan untuk mengemas filter air. Saya juga menjelaskan kepada pelanggan bagaimana mereka dapat mendaur ulang filter air di dalamnya. Saya memberi contoh dalam hal gaya hidup tanpa sampah dan saya menjelaskan alasan mengapa saya melakukan ini kepada masyarakat setempat.

8. Apakah kamu memiliki pesan kepada pembaca kami yang juga ingin menjadi wirausahawan sosial sambil memberikan dampak yang baik bagi masyarakat dan / atau lingkungan?

Lakukan riset dan temukan produk / layanan yang baik yang memiliki dampak positif pada manusia dan / atau planet. Lakukan studi pasar dan jika kamu melihat potensi yang baik, just start!

Create value, include a higher margin and give back by giving for free another impactful item while selling one or more of your products. In doing so, you amplify your impact.

Tetapi yang paling penting, percayalah pada diri sendiri, kamu bisa melakukannya!

Do not listen to your self limiting beliefs, let them just go. And don’t listen to critics, they are just jealous and insecure. 

9. Apa yang kamu pikirkan secara pribadi tentang filter Nazava? Yang mana yang menjadi favorit dan mengapa?

I love the product, I use it and I breathe it.
Kadang-kadang saya bercanda dengan memberi tahu orang-orang bahwa filter kecil yang sering saya bawa adalah pacar saya!
Ini adalah produk yang impactful.

Favorit saya adalah RIAM karena desainnya yang keren dan ramping.

10. Mengapa pembaca harus mempertimbangkan untuk menggunakan filter sebagai alternatif minuman air mereka?

Air yang disaring Nazava lebih sehat daripada air mineral konvensional karena masih mengandung sejumlah besar mineral. Kamu dapat menggunakan lilin saringan air selama 3 tahun! Biaya penggantian saringan lilin: hanya IDR 135.000. Ini adalah alternatif yang jauh lebih masuk akal bagi lingkungan daripada air kemasan yang menghabiskan sumber daya air kita. Memiliki filter juga mengurangi penggunaan botol plastik dan mengurangi emisi Co2 seperti yang dijelaskan di atas. Dan last but not least, ini 30 kali lebih murah daripada membeli air!
Jadi tunggu apa lagi untuk membeli filter air Nazava di toko online Zerowaste.id?

11. Bagaimana pembaca dapat berkontribusi untuk membantu daerah pedesaan mendapatkan filter air?

Pembaca dapat menghubungi saya melalui email: contact@social-impakt.com atau Whatsapp: +62 812 36 772842

Jika kamu ingin membiayai filter air untuk para korban gempa bumi di Lombok, saya menawarkan potongan harga khusus Rp 300.000 per unit (atau US $ 21) untuk filter medium bening. Yang menyediakan air bersih untuk keluarga selama 3 tahun. Kamu juga bisa membiayai filter air sebagai hadiah untuk teman kamu di desa. Dan kamu dapat secara sukarela datang dan mendistribusikan filter air di daerah pedesaan.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *