BEGIN:VCALENDAR
VERSION:2.0
PRODID:-//Zero Waste Indonesia - ECPv6.9.0//NONSGML v1.0//EN
CALSCALE:GREGORIAN
METHOD:PUBLISH
X-ORIGINAL-URL:https://zerowaste.id
X-WR-CALDESC:Events for Zero Waste Indonesia
REFRESH-INTERVAL;VALUE=DURATION:PT1H
X-Robots-Tag:noindex
X-PUBLISHED-TTL:PT1H
BEGIN:VTIMEZONE
TZID:Asia/Krasnoyarsk
BEGIN:STANDARD
TZOFFSETFROM:+0700
TZOFFSETTO:+0700
TZNAME:+07
DTSTART:20190101T000000
END:STANDARD
END:VTIMEZONE
BEGIN:VEVENT
DTSTART;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20191024T080000
DTEND;TZID=Asia/Krasnoyarsk:20191025T170000
DTSTAMP:20260429T191604
CREATED:20191006T212121Z
LAST-MODIFIED:20221207T092343Z
UID:25558-1571904000-1572022800@zerowaste.id
SUMMARY:#TukarBaju\, Sebuah Ethical Fashion Sebagai Solusi Limbah Tekstil di Indoneisa
DESCRIPTION:[vc_row][vc_column][vc_column_text]Hidup zero waste tidak hanya berhenti pada pengurangan sampah plastik sekali pakai saja. Jangan lupakan masih banyak jenis sampah lain yang individu hasilkan setiap harinya. Coba tengok isi lemarimu! Apa ada onggokan baju yang tidak pernah kamu pakai lagi disitu? \nLahirnya banyak merek fast fashion (fesyen cepat) dan maraknya industri fesyen di Indonesia tanpa sadar mempengaruhi gaya berbusana khususnya bagi para wanita. Untuk selalu berbelanja pakaian demi mengikuti tren gaya terbaru. Tapi sadarkah kita bahwa pakaian yang kita pakai setiap harinya bisa berbahaya bagi bumi tercinta? \nIndustri fesyen adalah salah satu industri yang paling berpolusi di dunia dan tidak hanya itu\, di tanggal 24 April 2013 dunia dikejutkan oleh insiden robohnya Rana Plaza. Rana Plaza menampung lebih dari 20 pabrik garmen\, dan ketika bangunan itu roboh pada 24 April 2013. 1.138 orang tewas dan banyak lagi yang terluka. Tragedi ini menyoroti kondisi mengerikan yang dialami banyak orang di industri garmen. \nBerangkat dari latar belakang itu\, tahun 2019 ini\, Zero Waste Indonesia meluncurkan kampanye #TukarBaju. Sebuah kampanye untuk menciptakan kesadaran bagi masyarakat dan sebagai salah solusi akan sampah fashion dan limbah tekstil di Indonesia. \n#TukarBaju memberi alternatif untuk kita yang masih ingin bergaya\, berganti mengikuti mode tapi tidak dengan mengkonsumsi hal baru. Memberikan makna baru untuk sebuah kata ‘baru’. #Tukarbaju adalah sebuah konsep dimana orang-orang membawa pakaian bekas layak pakainya lalu menukarnya dengan pakaian milik orang lain. Solusi hemat dan ramah lingkungan untuk tetap berganti-ganti gaya fashion tanpa mengeluarkan biaya untuk membeli pakaian baru. \nMari kita support Ethical Fashion. \nKlik di sini untuk ke Event #TukarBaju Jakarta \nKlik di sini untuk ke Event #TukarBaju Jogjakarta \nFashionable\, affordable\, sustainable ![/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text] \nFakta Fesyen Global\n[/vc_column_text][vc_single_image image=”8267″ img_size=”full”][vc_column_text]Fakta 1: Kedua setelah minyak\, industri pakaian dan tekstil adalah pencemar terbesar di dunia. (Sumber: Fashion Industry Waste Statistics Edge Expo) \nFakta 2: Secara Global\, Industri mode menyumbang 20% dari limbah air dunia (berdampak pada ketersediaan air bersih) (Sumber: Unfashionalliance.org) \nFakta 3: Secara Global\, Industri mode menyumbang 10% dari total emisi karbon dunia (berdampak pada perubahan iklim) (Sumber: Unfashionalliance.org) dimana industri aviasi (penerbangan) hanya menyumbang 2% (Sumber: This Is A Good Guide by Marieke Eyskoot) \nFakta 4: Serat kain dari limbah tekstil diprediksi menjadi contributor besar penyebab plastik masuk ke air laut (Sumber: United Nations Partnership on Sustainable Fashion and the SDG’s) \nFakta 5: Sebuah kaos berbahan katun memerlukan kurang lebih 2700 liter air untuk proses pembuatannya. (Sumber: www.worldwildlife.org) \nFakta 6: NPR melaporkan\, dari Badan Perlindungan Lingkungan\, bahwa 15\,1 juta ton limbah tekstil dihasilkan pada 2013\, di mana 12\,8 juta ton dibuang. (Sumber NPR: National Public Radio ). Konsumsi pakaian jadi diperkirakan akan meningkat 63% dari 62 juta hari ini menjadi 102 juta ton pada tahun 2030 (Sumber: The Sustainable Fashion Forum) \nFakta 7: Perempuan masa kini hanya mempergunakan pakaian dalam 7 kali pakai (Sumber: Daily mail) \nFakta 8: Jika ada perayaan\, Lebaran\, 61% konsumen Indonesia selalu membeli baju lebaran. (Sumber: Tirto.id) \nFakta 9: Di dunia\, fashion berkontribusi 92 juta ton sampah solid di TPA (Sumber: Unenvironment.org) \nFakta 10: Puluhan juta saudara-saudara kita setanah air harus terpapar dengan bahaya dari limbah pewarna kimia agar kita dapat bergaya. (Sumber: Health and Environment Hazard of Synthetic Dyes by Prof R.B Chavan)[/vc_column_text][vc_column_text] \nBantu Wujudkan Mimpi Kita Bersama\n[/vc_column_text][vc_column_text]Zero Waste Indonesia memiliki impian untuk memiliki toko pakaian permanen #TukarBaju\, dengan konsep modern dan nyaman sebagai salah satu usaha kami untuk fashion yang zero waste dan mengajak masyarakat menanggulangi sampah tekstil di Indonesia. \nUntuk mewujudkannya kami membutuhkan modal awal berupa ide kolaborasi\, tenaga\, dan tentunya dukungan dana. Dan kami yakin semua bisa terlaksana jika dilakukan bersama-sama. \nBantu kami wujudkan Toko fisik #TukarBaju\, solusi fesyen cepat dan limbah tekstil\, juga untuk kamu yang ingin mengikuti mode tanpa harus membeli baru. \nCara 1: \nKlik Link Kitabisa ini. \nCara 2: \n\nUpload foto tentang usaha atau cerita gaya hidup zero waste yang kamu lakukan sebanyak-banyaknya\nTag / mention 3 teman kamu\nTag / mention @dbsbankid\nGunakan 4 hashtags ini:\n\n#LivemoreBankless#RecyclemoreWasteless#IndonesiaBersihSampah2025#ZWIDxDBS \nNilai donasi Rp.1000\,- dari setiap foto yang kamu upload akan kami gunakan untuk modal awal toko #TukarBaju.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]
URL:https://zerowaste.id/zero-waste-event/tukarbaju-sebuah-ethical-fashion-sebagai-solusi-limbah-tekstil-di-indoneisa/
ATTACH;FMTTYPE=image/png:https://zerowaste.id/wp-content/uploads/2022/12/event-tukar-baju.png
END:VEVENT
END:VCALENDAR