FASHION REVOLUTION WEEK

24 April 2013 adalah tanggal yang mengubah sejarah industri fesyen dunia. Runtuhnya Rana Plaza, yang menewaskan 1.138 orang dan 2000 lebih korban luka-luka. #TukarBaju – Zero Waste Indonesia mendukung kampanye Fashion Revolution mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengkampanyekan perubahan sistem dalam industri fesyen ke arah yang lebih baik.

Pakaian terlihat cantik di dalam toko dan diperjualbelikan, namun yang jarang diketahui dan dibalik itu semua adalah adalah kurangnya transparansi serta masifnya eksploitasi manusia, upah yang rendah, jam kerja yang panjang, jaminan sosial yang tidak terpenuhi telah membuat industri fesyen menjadi salah satu tempat perbudakan terbesar.

Mari bersama ikut menyuarakan #SiapaYangMembuatPakaianku kepada brand fesyen favoritmu! Karena revolusi fesyen adalah usaha kolektif yang harus dilakukan seluruh lapisan masyarakat, tanggung jawab bersama, tak hanya mereka sebagai produsen, tapi kita sebagai konsumen.

EMAIL KEPADA BRAND

    Dear

    Saya merupakan pelanggan Anda, dan saya sangat menyukai produk yang Anda pasarkan. Saya juga peduli terhadap bagaimana industri fesyen ini berdampak pada kemanusiaan.
    Saya sangat khawatir terhadap para pekerja di rantai pasokan Anda yang ikut terdampak atas terjadinya wabah coronavirus saat ini. Saya mendengar informasi dari Bloomberg News dan kanal media lainnya bahwa sejak mulai terjadinya wabah, brand-brand fesyen ternama dunia membatalkan pesanan sekitar $1.5 miliar di lebih dari 1.000 pabrik garmen yang berada di Bangladesh. Selain itu, hal yang sama pun terjadi di tempat lain. Banyak brand-brand fesyen yang membatalkan pesanan dan menghentikan proses transaksi pembayaran atas pesanan yang telah dibuat. Jika melihat keadaan saat ini, lalu bagaimana nasib para pekerja tersebut. Apakah upahnya tetap terbayarkan? Apakah mereka memiliki jaminan sosial?

    Di sisi lain saya juga mengerti bahwa saat ini sedang terjadi krisis ekonomi dan krisis ini belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini mungkin mengakibatkan orang-orang seperti saya mulai membatasi untuk membeli pakaian. Namun, ini bukan saatnya memalingkan wajah dari nasib para produsen pakaian dan pekerja mereka.

    Maka, tolong beritahu saya #SiapaYangMembuatPakaianSaya? Dan Apa yang Anda lakukan untuk menjamin para pekerja pada rantai pasokan Anda terlindungi dan diberikan kompensasi yang layak selama krisis ini?

    Hormat saya,

    Email kepada brand versi Bahasa Inggris di fashionrevolution.org

    [cf7sl_counter form_id=”13060″ start_date=”23-06-2020″ end_date=”30-06-2020″]

    preloader