Event Bali – Gaya Hidup Zero Waste sebagai Bingkisan Terindah Bumi

Event Bali – Gaya Hidup Zero Waste sebagai Bingkisan Terindah Bumi

Pada tanggal 1 April 2019, Zero Waste Indonesia merayakan ulang tahunnya yang pertama. Ditemukan oleh Maurilla saat ia sedang berada di Amsterdam, karena keyakinannya bahwa cara pikir (mindset) adalah awal dari perubahan perilaku. Di Belanda semuanya sudah di atur di undang-undang dan peraturan pemerintah, sedangkan di Indonesia masih menuju ke arah sana dan itu bukan sesuatu yang instan. Maurilla yakin bahwa dengan pengetahuan dan kesadaran, kita bisa membalik itu semua, mewujudkan peraturan baru dari demand yang ada.

Di bulan Maret 2019 lalu, Maurilla memutuskan untuk berpindah ke Indonesia untuk melanjutkan Zero Waste Indonesia dan membuat lagi impact yang lebih besar di Indonesia. 1 April 2019 adalah pertama kalinya Zero Waste Indonesia mengadakan acara offline dan mengundang pembicara-pembicara yang hebat dari Bali. Sekalian untuk woro-woro bahwa Zero Waste Indonesia resmi beroperasi di Indonesia.

Acara dimulai dengan pembukaan dari Amanda Zahra, PR Manager dari Zero Waste Indonesia yang juga berperan sebagai MC dan moderator di hari itu. Kemudian dibuka oleh Maurilla, founder Zero Waste Indonesia yang menjelaskan apa itu Zero Waste Indonesia dan aspirasi di kemudian hari. Lalu langsung dilanjutkan dengan screening Film Pulau Plastik. Pulau Plastik adalah dokumenter non-fiksi yang dipandu oleh musisi dan aktivis Gede Robi yang menyoroti pencemaran sampah plastik di Bali, serta mengupas fakta dibalik luapan sampah plastik yang berakhir di tempat pembuangan sampah, di laut, dan di makanan kita.

Setelah screening selesai, waktunya sharing antar panelis. Panelis pada hari itu adalah sebagai berikut

  1. Maurilla Imron – Founder Zero Waste Indonesia
  2. Margot Jacq – Assistant Project Manager RefillMyBottle
  3. Janne – Reps dari Zero Waste Bali founder yang berhalangan hadir karena emergency keluarga
  4. Andre Dananjaya – Senior Communcations Officer Kopernik

Panelis ini sangat dinamis karena diselingi juga oleh pertanyaan-pertanyaan dari para pengunjung yang tidak hanya orang Indonesia. Acara dilanjutkan dengan Mini Workshop Eco Enzyme dengan Maurilla yang menunjukkan bahwa sisa organik bisa juga dimanfaatkan untuk banyak hal lain di rumah kita.

Acara ini tidak mungkin terjadi jika tidak disupport oleh KE{M}BALI co-working space, kerja keras tim Zero Waste Indonesia, semua pembicara, dan seluruh yang hadir. Matur suksma! Sampai jumpa di acara-acara kami selanjutnya.

 

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *